Salah satu teman baikku di Jerman ada yang asalnya dari Vietnam, sebut saja namanya Lilly. Mengenal dia waktu kita sama-sama di kelas bahasa Jerman, beberapa tahun yang lalu. Kesanku terhadap dia biasa saja, seorang perempuan muda, percaya diri dan celetukannya sering terdengar lucu. Yang aku suka dari dia adalah kepercayaan dirinya, selalu berfikir posotif, tenang menghadapi apapun dan tak lupa selalu tersenyum.
Ini adalah percakapan (yang menurutku lucu) di hari pertama di kelas, ketika kita saling memperkenalkan diri masing-masing. Tiap orang diminta untuk menyebutkan nama, asal negara, hobby dan apa saja yang kita mau sebutkan.
Tiba giliran dia;
Lilly: "Nama saya Lilly.
Asal saya dari Vietnam."
Dia melanjutkan dengan menyebutkan umur, sekolah, keluarga. Kemudian menyebutkan hobby dan yang lain.
Lilly: "Binatang kesayangan saya Kucing dan juga Anjing.
Saya suka sekali Anjing, juga untuk disantap."
Tiba-tiba kelas jadi hening, semua terdiam, dan saling memandang satu sama lain.
Salah satu anggota kelas, lelaki yang asalnya dari Amerika Serikat, yang baru saja memperkenalkan diri dan menyebutkan betapa sayangnya dia dengan seekor anjingnya yang sangat lucu, tiba-tiba raut wajahnya berubah, merah merona, menunjukkan kejijikan.
Lilly pun kemudian tertawa tergelak...dan melanjutkan
"hahaha...itu hanya lelucon...maaf...!".
"hahaha...itu hanya lelucon...maaf...!".
Guru di kelas waktu itu ada 2 (dua) orang juga ikut tergelak tertawa. Mereka ternyata telah lebih lama kenal si Lilly yang memang suka melucu.
Akhirnya semua tertawa, juga termasuk aku yang membatin...'nekad sekali si Lilly ini.'
Dia kemudian jadi teman baikku, sampai saat ini. Salah satu hobbynya yang mengagumkan adalah memasak. Sepertinya apapun racikan dia, cepat, ringkas tetapi selalu lezat (tanpa anjing tentunya).
info-tierzentrum-dillingen.de

No comments:
Post a Comment