Wednesday, August 16, 2006

BAKSO 10


Bakso Sepuluh, begitu kami menyebutnya. Nggak pernah menghitung apakah memang jumlah Baksonya 10 butir atau tidak. Tempat dagangan tersebut dulu sering kami kunjungi, karena memang enak rasanya dan lagi relatif murah, apalagi untuk ukuran kantong mahasiswa. Bisa jadi rasanya biasa-biasa aja, atau malah pas-pasan, tapi karena murah dan porsinya banyak makanya sewaktu kuliah dulu kami sering makan di sana. 




Namanya juga mahasiswa masih mengandalkan "beasiswa" (bea dari orang tua maksudnya), uang saku yang pas-pasan, malah kadang tidak cukup kalau ingin mengikuti selera, segalanya harus diirit. Sering dulu jadwal kuliah pagi dan sore hari, jeda antaranya itu lumayan lama. Rasa lapar pastilah nggak bisa diajak kompromi. Kami dulu akan bela-belain jalan dan berpanas-panasan dari FE ke FKG, di tempat mangkalnya si Bakso 10. Memang betul-betul pelepas lapar asli..!! Sesudah dari sana fikiran lebih ringan rasanya, sudah tak melilit lagi perut.

Gimana sekarang kabarnya si Bakso 10 itu, aku tidak tahu. Apakah masih mangkal di sana, atau mungkin menjadi usha yang lebih maju. Kadang ada kerinduan untuk menyusuri kenangan msa-masa kuliah dulu, melintasi lokasi kampus ketika mengunjungi kota kelahiranku, Medan. Menulis pengalaman ini sambil menghadirkan kembali kenangan persahabatan masa kuliah dulu. Sambil berandai-andai makan bersama-sama lagi di sana, pasti hidup lebih berwarna.


kenangan di USU-Medan

No comments: